
Malaka, Nusa Tenggara Timur - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin turut mendampingi pelaksanaan survei dan verifikasi lapangan oleh Tim Satuan Kerja PPS Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka rencana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan PLBN Motamasin, Jumat (3/10/2025).
Tim Satker PPS NTT berkolaborasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Malaka dan Badan Gizi Nasional Kabupaten Malaka dalam melakukan survei tersebut. PLBN Motamasin yang diwakili oleh Kepala PLBN Motamasin, Engelberthus Klau, bersama jajaran turut mendampingi proses kegiatan di lapangan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama survei berlangsung.
Lokasi survei berada di area depan pasar PLBN Motamasin dengan rencana pembangunan di atas lahan seluas 800 meter persegi yang akan difungsikan sebagai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini ditujukan untuk mendukung sekitar 2.173 penerima manfaat MBG di wilayah perbatasan, meliputi anak-anak PAUD, SD, SLTP, dan SLTA, serta ibu hamil dan ibu menyusui di Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka.
Selain meninjau lokasi, tim juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan sarana pendukung seperti air bersih, jaringan listrik, sistem drainase, serta akses jalan yang akan menunjang pembangunan dapur MBG di kawasan PLBN Motamasin.
Kepala PLBN Motamasin, Engelberthus Klau, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan survei lapangan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.

“Kami siap mendukung dan mendampingi setiap tahapan yang berkaitan dengan pembangunan SPPG ini. Program ini tidak hanya menghadirkan akses pangan bergizi, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Engelberthus menambahkan bahwa kehadiran SPPG di kawasan PLBN Motamasin diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi lokal.
Melalui kegiatan survei lapangan ini menjadi salah satu langkah awal penting dalam mewujudkan kawasan perbatasan yang mandiri, sehat, dan sejahtera.
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan instansi di perbatasan menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah terdepan Indonesia.
Penulis: Melkianus Dale Berek
Editor: Bagas R